Review drama ‘Hyde, Jekyll, Me’ Episode 5

Dalam episode ini Robin akan kembali menjalani hidupnya untuk melindungi Jang Ha Na. Seo Jin tidak punya pilihan lain kecuali mengijinkan Robin kembali ke tubuhnya, seperti yang dilakukannya 5 tahun yang lalu. Seo Jin akan memiliki tubuhnya ketika siang hari dan Robin akan mengambil waktu malam hari untuk melindungi Jang Ha Na.

Hyde, Jekyll, me Episode 5
Hyde, Jekyll, me Episode 5

Tepat pukul 8 malam Robin terbangun, Robin mendapatkan kembali kamar, ponsel dan semua barang yang dulu jadi miliknya. Saat akan pergi meninggalkan rumah Robin melihat Ha Na yang keluar dari kamarnya, ia mengikuti Ha Na mencoba untuk mengagetkannya. Ha Na yang terkejut malah memukuli Robin hingga Berdarah. Ha Na meminta maaf dan mengobati luka Robin di kamarnya. Saat itulah Ha Na mengetahui Bahwa Robin pintar menggambar.

Robin mendapat tawaran sebagai artis sketsa untuk proyek Ha Na. Untuk itu Robin membawa Ha Na mengunjungi agennya, yang tak lain adalah ayah Woo Jung. Disana Robin disambut hangat dan mendapat hidangan makan malam. Mereka berpesta hingga mabuk. Membuat Seo Jin yang bangun dipagi hari merasa mual dan mengutuk kelakuan Robin.

Robin dan Ha Na mempersiapkan perjalanannya ke Seongjeon untuk workshop Wonder Circus. Tapi di tengah perjalanan mata-mata direktur Ryu mengikuti mereka. Robin yang tahu langsung membuat mata-mata yang mengikuti mereka kehilangan jejaknya. Namun disisi lain pelaku yang melukai Dr.Kang mengikuti mereka dan mencoba menabrakkan mobil Robin. Robin berusaha mengelak namun ia kehilangan kendali dan menabrak batu.

Ha Na terluka, Robin cepat-cepat membawa ke klinik kesehatan terdekat. Ha Na langsung mendapatkan penanganan dan Robin pingsan. Saat sadar Seo Jin telah kembali memiliki tubuhnya, Robin telah hilang. Dalam kondisi tersebut Seo Jin mau tidak mau harus berpura-pura sebagai Robin sampai ia bisa melarikan diri dari Ha Na. Seo Jin makin membenci Robin karna menempatkannya dalam kondisi ini.

Ha Na menghabiskan malam bersama Seo Jin duduk berdua di teras rumah, Ha Na merasa kedinginan dan bersin-bersin. Seo Jin tidak tega melihatnya dan berbagi selimutnya untuk menghangatkan tubuh Ha Na. Ha Na tersentuh dengan perlakuan Seo Jin yang ia kira sebagai Robin. Ha Na berterima kasih dan berkata, “Kau sangat baik sekali, itulah sebabnya aku menyukaimu, Robin.” Seo Jin tertegun dan tak tau harus berkata apa. Apakah Ha Na benar-benar jatuh cinta kepada Robin? Dan bagaimana Seo Jin akan menyelesaikan masalah baru ini?

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *